-
Continue reading →: Berkenalan dengan Public Speaking
Aku selalu menganggap diriku pemalu dan kurang mampu bicara di depan umum. Kalau bisa, sembunyi saja di belakang layar dengan berbagai alasan. Tapi belakangan aku tersadar, kemampuan public speaking itu penting banget. Kenapa? Kadang aku harus bicara sebagai pemandu lingkungan, mesti presentasi, mesti mengajar, dll. Selain itu aku senang melihat…
-
Continue reading →: Setelah Tiga Purnama
Aku mulai menyusuri jalan kecil ini lalu masuk ke belokan kiri pertama. Kucoba mengingat-ingat sudah berapa lama aku tak melewati jalan ini. Mungkin tiga tahun. Semua masih melekat di benakku. Aku ingat, tak jauh dari belokan ada rumah dengan pohon kersen yang dahan-dahannya sampai ke tengah jalan, membuat matahari sore…
-
Continue reading →: Tips Mendongeng Ala Ki Hajar Dewantara
Sebagai orang yang lama tinggal di Jogja, aku tidak asing dengan jalan Taman Siswa. Di situ ada sekolah Taman Siswa. Kalau ingat Taman Siswa, ingat juga nama Ki Hajar Dewantara. Tapi jujur saja, aku tidak tahu banyak tentang Ki Hajar Dewantara. Pertengahan bulan Oktober lalu, tepatnya tanggal 12 Oktober 2024,…
-
Continue reading →: Otak-atik (Terjemahan) Pesan Bapa Paus
Kedatangan Bapa Paus minggu lalu (3-6 September 2024) masih menjadi buah bibir. Beranda medsosku masih penuh dengan berita seputar Bapa Paus. Salah satu yang sering muncul adalah tentang tulisan Bapa Paus di buku tamu Istana Negara Jakarta. Tulisannya seperti ini: “Immersed in the beauty of this land, a place of…
-
Continue reading →: Petualangan Boloroo Mencari Kebahagiaan
Judul buku: Boloroo’s Big QuestionPenulis: Michael Lacey FreemanIlustrator: Baasankhuu TsogtbaatarPenerbit: “Lingors” LLC, Mongolia, 2023 Ketika aku disodori buku ini, aku mengernyit. Katanya buku ini menarik. Oya? Aku setengah tak percaya. Gambar sampulnya terlalu sederhana. Lagi pula buku ini tipis. Aku mulai membacanya tanpa ekspektasi. Tapi ketika pelan-pelan menyelaminya, hei ……
-
Continue reading →: Apa yang Dibutuhkan oleh Penerjemah Pemula?
Beberapa waktu yang lalu aku ikut diskusi tentang penerjemahan. Menjelang akhir sesi diskusi, muncul satu pertanyaan: Apa yang dibutuhkan oleh penerjemah pemula agar bisa menjadi penerjemah yang bagus? Ini sebagian jawabannya: aneka kamus, koneksi internet yang baik, komunitas. Ada satu hal lagi yang menurutku penting, tetapi rasanya ini malah yang…
-
Continue reading →: Saat Teduh
Aku selalu menyukai tulisan renungan pendek. Tulisan seperti itu bagaikan minyak telon yang dibalurkan ke badan setelah mandi. Cukup hangat-hangat tipis dan baunya enak. Nah, renungan pendek-pendek memberikan efek serupa untuk hatiku. Ketika aku ditawari menerjemahkan Saat Teduh (versi aslinya: The Upper Room), aku langsung mau. Ini Saat Teduh yang…
-
Continue reading →: Apakah Kamu Selalu Mencatat?
Mestinya aku begitu. Namun, harus diakui, aku kurang rajin mengarsip. Ketika bukti terbit datang, aku baca sekilas lalu kuletakkan di rak. Sekarang masih mendingan, ada satu bagian rak yang kusisihkan khusus untuk buku yang kukerjakan. Beberapa waktu lalu, aku mencampurnya dengan buku-buku lain. Payah memang. Kemarin seorang teman mengirim pesan…
-
Continue reading →: Lupa atau Malas?
Usia Januari tinggal empat hari lagi. Aku melongok rak buku dan blogku ini. Astaga, sudah lama sekali aku tidak memperbarui catatan mengenai buku-buku yang kuterjemahkan. Ini karena lupa atau malas? Sepertinya karena dua-duanya. Kalau begitu, kuunggah dulu foto seadanya ya. Paling tidak buat pengingat.
