Tag: tips menulis

Tips #2 Menangkap Ide

Belum lama ini ada beberapa kucing yang suka ke rumahku. Awalnya karena aku kasihan melihat seekor kucing betina kurus yang baru melahirkan. Anaknya empat, ditaruh induknya di dalam gentong yang kubiarkan kosonb di halaman. Aku memberinya makan. Tak lama ada beberapa kucing lain yang ikut makan.

Ketika aku mengamati mereka, muncul beberapa ide cerita. Sebaiknya ide-ide segera dicatat supaya tidak menguap.

Banyak hal yang bisa kita amati dalam hidup sehari-hari. Mulai dari percakapan basa-basi dengan tetangga, ayam lewat, sampai diskusi serius dengan teman. Hal-hal yang kita amati tersebut bisa dibingkai ulang dalam berbagai tulisan.

Advertisement

Tips #1 Menulis Cerita: Menangkap Ide

Saat menulis cerita, kadang ide itu meluncur dari mana-mana. Aku pun kadang mendapat ide dari beberapa kejadian. Kadang kalau sudah mepet waktunya, aku wawancara beberapa orang dan tanya pendapat. Misalnya aku pernah bertanya ke seorang teman soal seperti apa sih rumah Jawa limasan itu? Waktu itu aku mau menulis soal tikus yang tinggal di sebuah rumah Jawa. Sudah kebayang tuh salah satu adegannya. Namun, aku masih blank soal setting tempat.

Menangkap ide itu susah-susah gampang. Kalau nemu cepet, ya senang. Kadang biarpun sudah melamun, sudah jalan ke sana kemari, tetap belum menemukan apa-apa. Paling susah kalau tiba-tiba dikontak editor: Sudah sampai mana ceritanya? Blaiiik… ketemu idene we durung, Maaasss/Mbaaak.

Ada satu hal yang sering kupakai saat aku tidak segera mendapat ide, yaitu membaca buku. Aku paling sering mengintip buku cerita anak. Pas membacanya, aku sambil mengamati. O… awalan membangun ceritanya begini, lalu raising action mulai paragraf sekian, dan seterusnya. Membaca buku cerita itu seperti mendekatkanku pada api, biar ketularan terbakar semangat menulis sekaligus mengamati ide-ide yang ditulis. Namun, tidak semua buku cerita bisa memantik ide. Kalau cerita yang ditulis itu tidak terlalu bagus, ujung-ujungnya malah bosen sendiri. Tapi teruslah mencari ide. Catat ide yang terlintas. Kadang biarpun remeh, sangat berarti pas paceklik ide.

Kamu sendiri, bagaimana caranya mendapatkan ide tulisan?