Tag: pelatihan HPI

Pengalaman Ikut Pelatihan Penerjemahan Dokumen Hukum

Kemarin aku ikut pelatihan penerjemahan hukum dokumen notariat yang diselenggarakan oleh HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia), dengan instruktur utama Bapak Evand Halim. Jika dulu ketika masih menjadi karyawan, pelatihan atau seminar yang dapat menambah wawasan dibiayai kantor, sekarang semuanya sendiri. Tapi bagiku itu tidak masalah. Karena bagaimanapun aku harus meningkatkan kapasitasku kan? Dan selama ini aku tidak banyak tahu tentang dokumen hukum karena lebih sering menerjemahkan buku. Jadi ketika HPI mengadakan pelatihan itu, aku ikut saja. Awalnya ragu karena pengalamanku dalam penerjemahan dokumen hukum masih sedikit sekali. Lalu aku berpikir bahwa seseorang sekolah, ikut pelatihan, atau apa pun itu karena punya kemauan untuk menambah pengetahuan. Jadi, justru karena tidak tahu itu, kita belajar.

Dari pelatihan itu aku belajar tentang kosakata yang biasa dipakai untuk suatu akta. Misalnya nih, untuk “harta gono-gini” itu sudah ada istilah khususnya yaitu “community property“. Itu pengetahuan baru bagiku yang selama ini hanya pegang terjemahan buku-buku umum (dulu malah kebanyakan temanya christian living) atau buku fiksi biasa. Selain itu, bahasa hukum akta yang ada di Indonesia kan suka aneh dan berbelit-belit. Notoriously bad languange, katanya. 😀

Dari pelatihan kemarin aku menangkap beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menerjemahkan dokumen hukum ke bahasa Inggris. Pertama, seorang penerjemah setidaknya perlu tahu tentang hukum dan istilah-istilahnya yang khas. Walaupun mungkin tidak tahu banyak sekali tentang dunia hukum, setidaknya kenal hal-hal penting yang sering dipakai/sering muncul. Kedua, penerjemah sebaiknya tidak begitu saja mencomot istilah yang banyak beredar di internet. Perlu riset sedikit kalau perlu, jadi perlu menimbang juga seperti apa kondisi atau istilah yang biasa dipakai di Barat.

Pelatihan kemarin berlangsung dari pukul 8.30 sampai 17.30. Agak molor sedikit dari waktu yang sudah ditetapkan.

Secara keseluruhan, aku belajar banyak dari pelatihan kemarin. Mungkin aku perlu belajar lebih serius lagi jika aku memutuskan untuk terjun dalam penerjemahan teks-teks hukum.

Advertisements