Tag: kehidupan kristiani

Saat Teduh

Aku selalu menyukai tulisan renungan pendek. Tulisan seperti itu bagaikan minyak telon yang dibalurkan ke badan setelah mandi. Cukup hangat-hangat tipis dan baunya enak. Nah, renungan pendek-pendek memberikan efek serupa untuk hatiku.

Ketika aku ditawari menerjemahkan Saat Teduh (versi aslinya: The Upper Room), aku langsung mau.

Ini Saat Teduh yang kuterjemahkan sejauh ini. Setiap edisi diterjemahkan oleh beberapa orang. Jadi, kira-kira aku menerjemahkan sekitar 18 halaman.

Saat Teduh yang kuterjemahkan adalah edisi:

  • Januari–Februari 2019
  • Mei–Juni 2019
  • Juli–Agustus 2019
  • Januari–Februari 2020
  • Mei–Juni 2020
  • Juli–Agustus 2020
  • September–Oktober 2020

Menyenangkan ikut serta dalam penerjemahan renungan ini. Semoga banyak orang diberkati ketika membacanya.

Advertisement

Epos: Kisah Besar yang Melibatkan Kita

Judul edisi bahasa Indonesia: Epos

Subjudul: Hidup adalah kisah kepahlawanan Kerajaan Allah yang melibatkan kita untuk berperan di dalamnya

Judul edisi bahasa Inggris: Epic

Penulis: John Eldredge

Penerbit: Gloria Graffa, Juli 2010

Penerjemah: Stephanus Wakidi

Desain isi dan sampul: Pulung Dananjaya

Penyunting: C. Krismariana W.

Tebal: 144 halaman

Ukuran buku: 12,5 cm x 19 cm

Aku ingat pertama kali membaca buku ini, yaitu ketika berada di ketinggian, menembus awan … setelah beberapa jam sebelumnya kehujanan. Waktu itu aku sedang naik pesawat dalam perjalanan dari Jogja ke Jakarta. Saat di perjalanan ke bandara, aku kehujanan. Aku lupa bawa payung, tapi untunglah ada seorang perempuan yang mau berbagi payung denganku. Namun, karena payung itu kecil, aku tetap kuyup. 😀

Waktu itu, yang aku baca adalah edisi bahasa Inggrisnya. Aku waktu itu masih bekerja sebagai editor in-house, dan buku ini kubawa untuk kureview–akan diterjemahkan dan diterbitkan atau tidak. Dan, saat membacanya pertama kali, aku menikmatinya. Entah, ya kok rasanya seperti dibuai. Mungkin aku terlalu melankolis? 😀 (Terus terang aku jadi kangen mereview buku seperti dulu lagi. Kapan ya bisa melakukannya lagi?) Setelah mengundurkan diri sebagai editor in-house, aku mendapat kesempatan untuk menyunting terjemahan buku ini.

Buku ini berbicara tentang kehidupan, tepatnya hidup sebagai orang Kristen–pengikut Kristus pada umumnya. Buku ini ibarat metafora; ia menjelaskan kehidupan orang Kristen dengan membandingkannya dengan suatu kisah. Buku ini menjelaskan bahwa hidup kita bagaikan kisah kepahlawanan yang pernah kita baca. Namun, kali ini kita terlibat di dalamnya. Kita tidak hanya menonton atau membacanya dan berada di luar kisah tersebut, tetapi kita punya peran dalam kisah itu. Bapa yang menulis dan merancang kisah itu untuk kita.

Dengan membaca buku ini, kita akan terbantu untuk menemukan makna sebagai pengikut Kristus. Kita akan terbantu untuk menemukan jawaban atas pertanyaan: Sebagai orang Kristen, hidup macam apa yang kini kita jalani saat ini? Buku yang tidak tebal ini menjelaskan gambaran besar hidup kristiani dan keselamatan yang ditawarkan Kristus. Penulis memakai beberapa contoh kisah atau film yang sudah beredar (misalnya, film Titanic, Braveheart, Lord of The Ring, dll) untuk menghidupkan tulisannya dan untuk membantu kita memahami pesan yang disampaikannya.

Buku ini bisa dibaca oleh umat Kristen pada umumnya. Selain itu, kurasa buku ini cocok untuk orang yang baru mulai mengenal Kristus atau baru dibaptis karena bisa membantu mereka memahami kehidupan kristiani.