Koleksi Kamus Eka Bahasa

Aku mengenal kamus eka bahasa (Inggris-Inggris) sejak aku SMA. Kamus yang kukenal pertama itu terbitan Oxford, tampangnya jadul, dan itu pun suatu pemberian. Pertama kali mengenalnya, aku antara senang dan bingung. Senang karena aku merasa kamus itu adalah kamus jenis baru yang kukenal. Bingung? Jelas bingung karena aku tidak langsung mendapatkan padanan kata dalam bahasa Indonesia, tapi penjelasan kata tersebut dalam bahasa Inggris. Tapi sesungguhnya hal itu mencerahkan.

Ketika kuliah di Sastra Inggris, aku mulai cukup sering memakai kamus eka bahasa. Waktu itu banyak temanku yang membeli kamus eka bahasa keluaran baru. Aku lupa terbitan mana, tapi seingatku Oxford juga. Aku tidak ikut membeli kamus yang baru karena aku bisa memakai kamus jadul yang kupunyai itu. Ketika kuliah aku berusaha seirit mungkin dalam mengeluarkan uang. Aku tidak ingin terlalu sering minta uang pada orang tuaku. Dan lagi, ketika itu aku beberapa kali mendapat lungsuran atau pinjaman buku dari kakak kelas yang tinggal di asrama. Itu salah satu keuntungan tinggal di asrama. 🙂 Namun, kadang aku agak menyesal juga tidak membeli beberapa buku diktat kuliah. Aku beli dan kadang fotokopi beberapa buku sih, tapi tidak selengkap teman-temanku yang lain.

Ketika lulus dan mulai bekerja di sebuah penerbitan, aku membeli sebuah kamus eka bahasa keluaran Longman. Menurutku saat itu, kamus tersebut adalah kamus paling keren yang aku miliki. Kamus itu disertai CD, jadi sangat praktis kupakai saat aku memakai komputer. Kamus itu kupakai sampai sekarang.

Selain kamus keluaran Longman, aku pernah mendapat kamus eka bahasa Merriam-Webster. Kamus ini juga pemberian. Awalnya sebetulnya aku nitip sepupuku untuk dibelikan kamus. Tapi ternyata dia tidak mau diganti uangnya. 😀 Pernah juga aku mendapat kamus eka bahasa yang disertai thesaurus. Selain itu, aku membeli dua kamus thesaurus, yang satu ukuran saku, yang satu lagi lebih besar. Keduanya keluaran Oxford. Sengaja aku beli kamus saku supaya bisa dibawa-bawa saat bepergian. Pernah aku iseng membawa kamus saku tersebut untuk kubaca-baca dalam bus kota. 😀

Beberapa waktu yang lalu aku terbujuk untuk membeli kamus eka bahasa keluaran Oxford edisi 8. Kabarnya kamus ini terdapat penambahan kata-kata baru. Akhirnya, setelah kutimbang-timbang, akhirnya aku beli juga. Jadi aku sekarang memakai kamus Longman dan Oxford untuk bekerja di rumah (offline).

Bujukan kedua untuk membeli kamus muncul kembali ketika aku tahu ada kamus Oxford Collocations. Kamus sangat membantu jika kita hendak menulis dalam bahasa Inggris. Kamus ini semacam panduan untuk mencari pasangan kata yang pas sehingga ketika kita membuat kalimat jadi terdengar wajar. Misalnya, kata house biasanya ditemani kata sifat: beautiful, comfortable, elegant, fancy, dll.

Aku merasa terbantu dengan kedua kamus Oxford terakhir yang kumiliki itu. Pertama, jelas dalam kamus itu kita bisa menemukan penjelasan arti suatu kata. Jadi kita lebih bisa menangkap “rasa” suatu kata. Yang kedua, masing-masing kamus itu disertai latihan. Asyik lo iseng-iseng mencoba latihan yang ada pada dua kamus itu.

Kurasa seorang penerjemah (dan penulis) perlu memiliki kamus eka bahasa yang bisa diandalkan. Memang di internet kita bisa melongok berbagai kamus eka bahasa. Namun, tidak selamanya kita bisa membuka internet kan? Nah, kamus eka bahasa apa yang kamu miliki?