Cerita Tentang Jejak-jejak Kaki

Judulnya kayaknya puitis. Tapi sebetulnya yang kuceritakan tidak ada unsur puitisnya kupikir. πŸ˜€

Beberapa bulan yang lalu, aku bertemu Kak Tina, mantan atasanku. Dia cerita kini ia bersama beberapa kawan Mas Wawan, Mas Arie Saptaji, dan Mas Agus DC membuat renungan untuk anak-anak. Memang setahuku Kak Tina punya passion terhadap anak-anak dan Sekolah Minggu. Renungan yang mereka buat berjudul Footprints (jejak kaki). Sampai tulisan ini dibuat, renungan itu kini sudah sampai volume 7.

Waktu kami bertemu, Kak Tina mengajakku untuk ikut menyumbangkan tulisan. Wah, senang deh dapat tawaran seperti itu. πŸ™‚

Karena untuk anak-anak, renungan itu isinya singkat. Isinya ada ayat Alkitab, lalu diikuti uraian singkat. Setelah itu ada doa dan aktivitas. Oya, aktivitas kadang diganti dengan “tahukah kamu” yang berhubungan dengan isi renungan tersebut.

Sebelum menulis renungan untuk Footprints, aku minta ke Kak Tina contoh renungan yang sudah terbit. Setelah membacanya, aku dengan sombongnya berpikir: “Ah, kayaknya gampang nih!” Tapi begitu aku mengirimkan ke redaksi, tulisanku ada yang ditolak dan ada yang diedit habis-habisan. Wah, aku agak tertampar rasanya. Meskipun isinya paling dua paragraf, ternyata menulis renungan untuk anak-anak tidak bisa dianggap enteng. Membahasakan pesan Alkitab kepada anak-anak ternyata bukan pekerjaan mudah. Itu bagiku sih. Entah bagi yang lain.

Untuk menulis renungan tersebut, aku berbekal beberapa versi Alkitab (aku pakai Sabda), buku tafsir, dan sesekali googling. Kadang setelah “semedi” beberapa jam, belum tentu bisa menghasilkan tulisan. Tapi kadang ya bisa lancar. Selain itu, yang cukup menantang adalah waktu membuat aktivitasnya. Menurutku, ini lebih susah daripada menulis renungannya. πŸ˜€

Sampai volume 7, tulisanku yang termuat sudah ada 7. Dan semoga aku bisa terus menulis untuk anak-anak. πŸ™‚

Footprints Vol. 3 dan 4
Footprints Vol. 3 dan 4

 

Tulisanku yang sebelah kiri :)
Tulisanku yang sebelah kiri πŸ™‚

Untuk mengetahui Renungan Footprints lebih jauh, silakan melihat ke situs: http://www.footprints-pub.com atau kirim email ke: info@footprints-pub.com atau SMS ke: 0838 693 999 39.

Advertisements

2 thoughts on “Cerita Tentang Jejak-jejak Kaki

  1. Jeng Kris, setuju sangat sulit membuat renungan berupa tulisan pendek beberapa paragraf, apalagi untuk anak. Referensi bacaan dan waktu menulisnya juga lama. Salut Jeng, terus dipakaiNya di ladangNya. Saya bersyukur pula berkesempatan belajar di ‘wasita adi’ renungan harian berbahasa Jawa. Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s